Asuhan Kebidanan pada Ibu Hamil Trimester II dengan Anemia Ringan
DOI:
https://doi.org/10.69597/amj.v3i2.47Keywords:
anemia ringan, ibu hamil, asuhan kebidananAbstract
Anemia dalam kehamilan merupakan salah satu masalah kesehatan ibu yang masih sering dijumpai dan dapat berdampak pada kesehatan ibu dan janin. Anemia ringan pada kehamilan umumnya disebabkan oleh defisiensi zat besi akibat peningkatan kebutuhan selama masa kehamilan. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pengasuhan kebidanan pada ibu hamil trimester II dengan anemia ringan di Puskesmas Sekip Palembang Tahun 2025. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian adalah Ny. A usia 24 tahun G1P0A0 hamil 20 minggu dengan kadar hemoglobin 10,5 g/dL. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, pemeriksaan fisik, pemeriksaan pemeriksaan, serta telaah dokumentasi menggunakan pendekatan SOAP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ibu mengalami anemia ringan dengan keluhan mudah lelah dan pusing. Asuhan kebidanan yang diberikan meliputi edukasi mengenai anemia kehamilan, perbaikan pola makan, pemberian tablet tambah darah, serta pemantauan kondisi ibu secara berkala. Setelah dilakukan pengasuhan kebidanan, ibu memahami kondisinya dan bersedia menjalankan anjuran yang diberikan.
References
World Health Organization. WHO Recommendations: Intrapartum Care For A Positive Childbirth Experience. Geneva: World Health Organization; 2018.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Pedoman Pelayanan Antenatal Terpadu. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2020.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Asuhan Persalinan Normal. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2020.
Lowdermilk DL, Perry SE, Cashion MC, Alden KR. Maternity And Women’s Health Care. 12th ed. St. Louis: Elsevier; 2020.
Bobak IM, Lowdermilk DL, Jensen MD. Buku Ajar Keperawatan Maternitas. Jakarta: EGC; 2019.
Simkin P, Bolding A. Update On Nonpharmacologic Approaches To Relieve Labor Pain And Prevent Suffering. J Midwifery Womens Health. 2018;63(6):651–660.
Lestari P, Suryani D. Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Bersalin Dengan Intensitas Nyeri Persalinan Kala I. Jurnal Kebidanan. 2021;10(2):85–92.
Rahmawati N, Handayani S. Pengaruh Teknik Relaksasi Nafas Dalam Terhadap Penurunan Nyeri Persalinan Kala I. Jurnal Kesehatan Reproduksi. 2020;11(1):45–52.
Fitriyani E, Nurhidayah I. Hubungan Dukungan Suami Dengan Tingkat Nyeri Persalinan Kala I Fase Aktif. Jurnal Keperawatan Indonesia. 2019;22(3):156–163.
Sari DP, Wahyuni S. Efektivitas Massage Effleurage Terhadap Intensitas Nyeri Persalinan Kala I. Jurnal Kebidanan Indonesia. 2022;13(1):23–30.
Andarmoyo S. Konsep Dan Proses Keperawatan Nyeri. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media; 2018.
Hidayat AAA. Metode Penelitian Kebidanan Dan Teknik Analisis Data. Jakarta: Salemba Medika; 2021.
Cunningham FG, Leveno KJ, Bloom SL, Spong CY, Dashe JS, Hoffman BL, et al. Williams Obstetrics. 26th ed. New York: McGraw-Hill Education; 2022.
Mulyani S, Astuti R. Tingkat Pengetahuan Ibu Bersalin Tentang Manajemen Nyeri Persalinan. Jurnal Ilmu Kebidanan. 2020;7(2):101–108.
Dewi VK, Lestari T. Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan Ibu Bersalin Tentang Teknik Mengontrol Nyeri. Jurnal Kesehatan Ibu Dan Anak. 2021;15(1):12–18.
Potter PA, Perry AG. Fundamentals Of Nursing. 10th ed. St. Louis: Elsevier; 2021.
Safitri A, Yuliani DR. Hubungan Tingkat Kecemasan Dengan Nyeri Persalinan Kala I. Jurnal Kesehatan Masyarakat. 2019;14(3):233–240.
Notoatmodjo S. Promosi Kesehatan Dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta; 2020
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Riska Widya Astuti, Agis Dimas Ayub, Jelshdyn Palola, Rossy Ville Rizal, Rein Tedenki, Tiara Oktarina

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


